Gunung Bromo, Kalau Sudah Suka Ya Mau Gimana Lagi?


Kalau sudah hobi ya gimana lagi? kalau sudah suka ya gimana lagi?

Apa sih yang pertama kali kalian pikirkan ketika akan melakukan perjalanan jauh? apa lagi perginya naik sepeda motor. Kebanyakan orang pasti berpikiran "CAPEK, LELAH, MENDING DI RUMAH AJALAH" tapi pernahkah kalian memikirkan apa yang bisa kalian dapatkan selain itu semua?. Betul sekali, kalian akan mendapatkan sebuah cerita yang tak terlupakan bersama kawan-kawan seperjuangan, berbagi lelah dan kesulitan merupakan hal terbaik dalam sebuah perjalanan.

Berawal dari 12 orang kemudian menjadi 6 orang sudah hal biasa, aku sudah menduganya sejak awal rencana pergi ke Gunung Bromo ini. Untunglah orang tuaku mengizinkan aku waktu itu, kalau tidak mana mungkin aku bisa melihat kebesaran tuhan sambil bercanda gurau saat itu. Mungkin jika salah satu dari 6 orang ini tidak bisa ikut, bisa saja perjalanan ini batal.

Bermodal doa dan semangat kami berangkat jam 11 malam dengan keadaan jalan sudah sangat sepi sekali ditambah perjalanan yang jauh sekali. Untunglah selama perjalanan kita tidak terlibat kejar-kejaran dengan begal, pulang-pulang gak bawa sepeda motor bisa-bisa nama gue di KK dicoret sama orang tua gue, terus jadi gembel deh!, untung gak kejadian beneran.

melihat sunrise di view point sunrise bromo
Sempat beberapa kali tersesat di hutan dan kuburan gak membuat kami berhenti di tengah jalan. Untung gak ada pocong atau kunti lewat waktu itu, kalau ada mungkin udah gue masukin botol tuh pocong buat gue jadiin pesugihan, terus gue dapet duit, terus gue bisa traveling kemanapun yang gue mau,WUHUUU!!!. Tapi kalau pakai uang haram rasanya kemana-mana gelisah terus. BODO AMAT YANG PENTING GUE BISA TRAVELING HAHAHA.

Sampai pada jam 4 pagi, cukup lama karena sempat berhenti untuk makan dulu. Rasanya jari-jemari gue udah terbujur kaku karena dinginnya udara waktu itu, jari gue gak bisa ngerasain apapun seperti mati rasa, tubuh gue masih terasa dingin meski udah pakai 4 pakaian. Gak percaya? cobain deh kalau gitu pergi ke Gunung Bromo, tapi pas subuh lho ya jangan udah ada matahari baru kesini, ya gak dingin lah!

Setelah melihat sunrise beberapa lama hingga matahari muncul, gue dan teman-teman lanjut mencari spot foto yang menurut gue dan temen-temen keren gak tau lagi kalau menurut orang lain itu keren apa engga. Menghabiskan waktu dengan canda gurau, mencari cewek cantik dalam kerumunan, menikmati indahnya alam, bercerita hal lucu yang terjadi selama perjalanan.


Setelah semua beres rombongan gue lanjut ke bawah alias ke savana bromo, untuk ke savana bromo hati-hati ya, jalanannya curam dan terjal banget apalagi banyak mobil jeep, saat hampir sampai ke savana tiba-tiba salah satu motor kita remnya jadi gak berfungsi! untung aja bisa sampai bawah tanpa kehilangan kepala atau kaki hahaha.


Gak ambil pusing, gue dan temen-temen langsung aja foto-foto lagi, terus gimana dong motornya? pikir aja nanti yang penting hepi-hepi dulu lah hahaha


Sebagai traveler abal-abal, Gunung bromo merupakan salah satu destinasi terbaik yang pernah gue kunjungi selama ini, ya meski gue gak sempat naik ke Gunung Bromonya tapi paling tidak gue udah tau seberapa indah dan hebatnya Gunung Bromo ini. Buat yang bosen sama pekerjaan atau rutinitas lainnya, coba deh liburan kesini.

Semoga aja Gunung Bromo tetap terjaga keindahannya sampai tahun-tahun berikutnya kalau bisa selamanya deh. 


Seiring berjalannya waktu, entah itu 1 detik, 1 menit, 1 jam bahkan 1 tahun, Semua ini sudah menjadi cerita, sudah menjadi kenangan, gue gak mau kalau kenangan ini cuman di ingat-ingat saja. Karena itu sekarang gue nulis disini, karena itu gue buat blog ini, karena itu gue cerita ke teman kalau gue punya blog ini. Agar ketika mereka melihat foto mereka disini, mereka akan ingat seperti apa diri mereka yang dulu.

Ingat bahwa mereka dulu menyukai lelah, menyukai bagaimana rasanya tersesat di hutan, menyukai menikmati alam, menyukai berbagi kesulitan dan yang terakhir MENYUKAI TRAVELING.

Kata-kata saja gak akan bisa mengungkapkan bagaimana indahnya Negara Indonesia ini.

Keep Traveling and stay happy!
Yusuf Fadhilah
Yusuf Fadhilah Nama Yusuf, suka main, suka makan dan suka tidur, tapi punya cita-cita banyak. Kalau lu lagi baca di blog ini, selamat kita saudara se hobi. Welcome to My Journey!

5 comments for "Gunung Bromo, Kalau Sudah Suka Ya Mau Gimana Lagi? "

  1. Replies
    1. gimana om? bagus banget ya? wisata andalan gue nih!

      Delete
  2. Sangat menginspirasi, jadi kepengen kesana lho,,,

    ReplyDelete
  3. Nanti ke Bromo ah, cuma jalan sendiri dan gak pake open trip biar lebih puas. :))

    ReplyDelete

Post a Comment

Berlangganan via Email